Sampai kapan keadaan ini akan berlangsung. Rasanya aku telah lelah menunggu mu keluar dari tempat persembunyianmu. Aku sudah tak ingin menunggu lebih lama lagi hanya untuk mendengar kata "Hallo" dari mulutmu. Aku tak bisa bohongi perasaan ku sendiri, Aku begitu rindu kamu sampai saat aku menulis blog ini. Berkali-kali ku lihat layar ponselku, ku berharap ada pesan singkat darimu. Tapi tak ada satupun pesan darimu dari pagi tadi.
Aku hanya ingin hubungan ini jelas kemana arahnya. Jangan diam kan aku seperti ini, menunggu aku mengerti sendiri dengan keadaan ini. Tapi sungguh aku tidak mengerti dan mungkin tak mau mengerti, karena aku ingin dengar dari mulutmu sendiri. Jika memang kamu ingin cegah langkahku, tolong jangan beri aku sejuta harapan, jangan beri aku mimpi-mimpi yang indah. Tolongjangan peluk aku saat aku menangis, Tolong jangan pegang tanganku saat kita jalan bersama. Tolong jangan cium kening ku saat kamu antar kan aku pulang.
Aku ingin semua ini jangan berakhir, aku minta sebentar saja bisa berdua denganmu. Walaupun hanya sekedar mengenang perasaan yang pernah ada untuk kamu. Selalu ku rapalkan dalam do'a, "Semoga kamu adalah hadiah terindah dari Allah untuk ku, untuk teman hidup ku, untuk ketenangan hati ku". Tapi kenyataan berkata lain, kamu perlahan menjauh dari pandanganku. Aku tak bisa menebak, apakah ini sekenario Tuhan agar aku bisa mensyukuri apa yang sudah aku miliki atau memang hidup ku di simpan agar aku bisa memperbaiki kualitas diri ku untuk di perjodohkan dengan orang yang lebih baik. Tapi saat ini yang ada di pikiran ku hanya amu. Kamu pasti tidak tau dan tidak akan pernah tau sebesar apa cinta ini untuk kamu.
Dari Yuki-mu..
Yang terus menunggumu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar